Atalanta 0-1 Inter Milan
Atalanta harus mengakui keunggulan Inter Milan dengan skor 0-1 di Gewiss Stadium dalam pertandingan pekan ke-17 Serie A musim 2025/2026 yang digelar pada Senin (29/12/2025).
La Dea yang gagal mencetak gol tertahan di posisi 10 dengan 22 poin. Sedangkan gol semata wayang Lautaro Martinez membuat Nerazzurri ke puncak klasemen dengan koleksi 36 poin.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Inter Milan langsung menekan sejak peluit awal dibunyikan, menampilkan agresivitas tinggi di lini serang. Manuel Akanji menjadi ujung tombak peluang pertama bagi tim tuan rumah pada menit ke-9.
Atalanta mencoba menahan laju Inter Milan melalui pertahanan yang disiplin. Kiper Marco Carnesecchi tampil luar biasa dengan menggagalkan tendangan Marcus Thuram pada menit ke-23.
Tidak lama setelah itu, Inter Milan kembali menguji ketangguhan kiper Atalanta. Tendangan keras Lautaro Martinez pada menit ke-27 juga berhasil ditepis dengan sigap oleh Carnesecchi.
Peluang emas Inter Milan kembali muncul pada menit ke-35 melalui aksi Marcus Thuram. Sayangnya, gol yang dicetaknya dianulir setelah pemeriksaan VAR karena dianggap offside.
Hingga babak pertama hampir selesai, kedua tim kesulitan menembus pertahanan lawan. Intensitas permainan tinggi tidak diikuti dengan tambahan gol, sehingga skor tetap imbang 0-0.
Babak pertama berakhir dengan tensi yang masih terasa di lapangan. Penampilan kiper Marco Carnesecchi menjadi salah satu sorotan utama karena beberapa penyelamatan pentingnya.
Babak kedua
Babak kedua dimulai dengan perubahan strategi dari Atalanta, memasukkan Yunus Musah untuk menggantikan Davide Zappacosta. Pergantian ini diharapkan bisa menambah kreativitas di lini tengah, meski peluang pertama tetap datang dari Inter Milan.
Manuel Akanji mencoba mengejutkan pertahanan Atalanta dengan sundulan kepala, namun bola masih melambung di atas gawang. Tidak lama berselang, Luis Henrique juga mendapatkan kesempatan menembus pertahanan, namun tendangannya berhasil ditepis oleh Marco Carnesecchi.
Usaha Inter Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 ketika Lautaro Martinez memanfaatkan umpan matang dari Pio Esposito. Gol ini membuat skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Nerazzurri.
Atalanta segera merespons dengan serangan balik cepat pada menit ke-69. Sepakan keras Ederson mengarah ke gawang, tetapi pertahanan Inter Milan mampu memblok bola tepat waktu.
Ancaman dari Atalanta tidak berhenti di situ, Lazar Samardzic mencoba peruntungannya dengan tembakan ke sisi kiri gawang. Sayangnya, bola masih melebar dan peluang itu gagal menjadi gol.
Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Inter Milan. Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan lini depan dan solidnya pertahanan tim tuan rumah sepanjang laga.
Susunan Pemain
Atalanta (4-4-2): Marco Carnesecchi; Berat Djimsiti, Isak Hien, Sead Kolasinac (Lazar Samardzic 75′), Davide Zappacosta (Yunus Musah 45′); Ederson, Marten de Roon, Nicola Zalewski (Lorenzo Bernasconi 65′), Charles De Ketelaere; Mario Pasalic (Ibrahim Sulemana 58′), Gianluca Scamacca
Pelatih: Raffaele Palladino
Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Yann Aurel Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Luis Henrique, Nicolo Barella (Henrikh Mkhitaryan 76′), Hakan Calhanoglu, Piotr Zielinski (Davide Frattesi 83′), Federico Dimarco (Carlos Augusto 76′); Lautaro Martinez (Andy Diouf 84′), Marcus Thuram (Pio Esposito 64′)
Pelatih: Cristian Chivu
Statistik
Pada pertandingan ini, Inter Milan sedikit lebih menguasai bola dengan 54,8% dibandingkan Atalanta yang memegang 45,2%. Inter Milan juga lebih agresif dalam menyerang, mencatatkan 15 percobaan tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran, sementara Atalanta hanya memiliki 7 percobaan dan tidak ada yang mengenai gawang.
Dalam hal pelanggaran, Inter Milan melakukan 12 kali fouls sedangkan Atalanta tercatat 8 kali. Kartu kuning diberikan sebanyak 2 untuk Atalanta dan 1 untuk Inter Milan, sementara tidak ada kartu merah yang dikeluarkan untuk kedua tim.
Dari sisi tendangan sudut, Inter Milan kembali unggul dengan 7 corner kick berbanding 4 milik Atalanta. Kiper Atalanta, Marco Carnesecchi, harus bekerja ekstra dengan 3 penyelamatan, sementara kiper Inter Milan tidak melakukan penyelamatan sama sekali.
Man of The Match – Lautaro Martinez

Inter Milan meningkatkan intensitas permainan setelah jeda, dengan tempo pergerakan bola yang lebih cepat sehingga menekan pertahanan Atalanta. Tekanan ini membuat tim tuan rumah kesulitan keluar dari area sendiri dan menciptakan peluang bagi Inter Milan.
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-65 melalui gol Lautaro Martinez yang memanfaatkan kesalahan umpan di lini belakang Atalanta. Tembakan kaki kirinya dari jarak dekat dilepaskan dengan akurat dan tidak memberi kesempatan reaksi bagi kiper.
Gol tersebut menjadi catatan kedelapan Lautaro terhadap Atalanta sepanjang kariernya, menegaskan konsistensinya sebagai penyerang dalam laga-laga besar. Setiap kali ia mencetak gol melawan La Dea, Inter Milan kerap meraih hasil positif, dan pola itu kembali terbukti pada pertandingan kali ini.
Selain mencetak gol, kontribusi Lautaro Martinez terlihat dari pergerakannya yang membuka ruang bagi rekan setim dan kepemimpinannya di lapangan. Penampilan ini menjadi faktor utama yang membuat Lautaro Martinez terpilih sebagai Man of the Match, mencerminkan pengaruhnya yang menyeluruh terhadap permainan Inter Milan.
Catatan Pertandingan
Meski Atalanta menunjukkan tren positif di bawah pelatih baru Raffaele Palladino dengan enam kemenangan dari tujuh pertandingan sebelumnya, mereka tampil lemah dalam pertandingan ini. Tim tuan rumah hanya mampu mencatat xG 0,80 dan tidak berhasil melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Lautaro Martinez menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut, melanjutkan performa impresifnya melawan Atalanta dengan terlibat dalam 10 gol dari 13 penampilan Serie A melawan mereka. Penyerang asal Argentina ini memimpin Inter Milan dalam jumlah tembakan, tembakan tepat sasaran, dan sentuhan di kotak penalti lawan.
Kemenangan ini menambah catatan positif Inter Milan, yang berhasil memenangkan pertandingan terakhir Serie A di tahun kalender ini dalam enam dari tujuh musim terakhir, sedangkan satu pertandingan lainnya berakhir imbang. Hasil tersebut membawa Inter Milan memimpin klasemen dengan selisih satu poin menjelang awal 2026.
Pertandingan Berikutnya
Atalanta akan menjamu AS Roma di Gewiss Stadium dalam pekan ke-18 Serie A musim 2025/2026 yang digelar pada Minggu (4/1/2026). Di sisi lain, Inter Milan akan menjamu Bologna di Giuseppe Meazza dalam pekan ke-18 Serie A musim 2025/2026 yang digelar pada Senin (5/1/2026). Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Serie A. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



