Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

SBOTOP APP Welcome Freebet – ID
countdown banner
00 HARI
00 JAM
00 MENIT

Serie A: Gol Tunggal Estupinan Jadi Penentu Derby della Madonnina

AC Milan 1-0 Inter Milan

AC Milan berhasil mengalahkan Inter Milan dengan skor 1-0 di San Siro dalam pertandingan pekan ke-28 Serie A musim 2025/2026 yang digelar pada Senin (9/3/2026).

Gol tunggal Pervis Estupinan memastikan Rossoneri kini berjarak tujuh poin dari puncak klasemen dengan koleksi 60 angka. Sedangkan Nerazzurri masih memiliki 67 poin.

 

Jalannya Pertandingan

Babak pertama

Pertandingan dimulai dengan ritme yang cenderung berhati-hati selama sekitar tiga puluh menit pertama. Kedua tim memperlihatkan disiplin tinggi dan memilih bermain aman agar tidak melakukan kesalahan yang bisa berujung fatal.

Inter Milan sempat menguasai aliran permainan dan mencoba mengendalikan tempo sejak awal laga. Meski begitu, upaya mereka belum mampu menghasilkan peluang yang benar-benar mengancam gawang lawan.

Situasi berubah pada menit ke-34 ketika kiper AC Milan menunjukkan aksi gemilang. Mike Maignan melakukan penyelamatan jarak dekat yang luar biasa untuk menggagalkan peluang berbahaya yang dilepaskan Henrikh Mkhitaryan.

Penyelamatan tersebut justru menjadi titik balik yang menghidupkan permainan AC Milan. Kurang dari satu menit setelah momen itu, Rossoneri melancarkan serangan cepat yang berhasil diselesaikan dengan baik oleh Estupinan sehingga membawa timnya unggul lebih dulu.

Setelah gol pembuka tercipta, intensitas pertandingan meningkat cukup drastis. Kedua tim mulai bermain lebih terbuka dan berani menekan untuk mencari tambahan gol sebelum turun minum.

Alexis Saelemaekers dan Nicolo Barella sempat memperoleh kesempatan emas menjelang akhir babak pertama. Namun hingga peluit jeda berbunyi, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan AC Milan meski Inter Milan sedikit lebih unggul dalam catatan statistik peluang.

 

Babak kedua

Inter Milan langsung mengambil inisiatif menyerang begitu babak kedua dimulai. Mereka berusaha menekan pertahanan AC Milan dengan mengandalkan pergerakan Pio Esposito dan Ange-Yoan Bonny di lini depan.

Tekanan itu sempat menghasilkan peluang emas pada menit ke-53 melalui Federico Dimarco. Sayangnya, sepakan kerasnya dari posisi yang cukup terbuka justru melambung di atas mistar gawang sehingga kesempatan menyamakan kedudukan terbuang.

Pelatih Cristian Chivu kemudian mencoba mengubah jalannya pertandingan lewat pergantian pemain pada menit ke-59. Petar Sucic dan Denzel Dumfries dimasukkan untuk menggantikan Henrikh Mkhitaryan serta Luis Henrique demi menambah energi baru di lapangan.

Perubahan tersebut membuat Inter Milan bermain dengan tempo yang lebih tinggi dan agresif. Mereka terus menggempur pertahanan AC Milan, meskipun barisan belakang Rossoneri tetap tampil disiplin dan sulit ditembus.

Masalah lain muncul bagi Inter Milan pada menit ke-68 ketika Alessandro Bastoni mengalami cedera setelah berbenturan dengan Adrien Rabiot. Bek andalan itu tidak mampu melanjutkan pertandingan dan akhirnya digantikan oleh Carlos Augusto.

Memasuki menit ke-80, Inter Milan masih berusaha mencari gol penyeimbang, tetapi serangan mereka kerap mentok sebelum mencapai kotak penalti. Situasi sempat memanas di masa tambahan waktu ketika Pio Esposito terjatuh di area terlarang dan bola akhirnya sempat masuk ke gawang lewat sepakan Dimarco, namun gol tersebut dianulir karena peluit wasit sudah lebih dulu berbunyi sebelum bola melewati garis.

Inter Milan juga sempat mengajukan klaim handball dalam momen akhir pertandingan. Meski demikian, wasit tidak memutuskan untuk meninjau tayangan ulang melalui VAR dan laga pun berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk AC Milan.

 

Susunan Pemain

AC Milan (3-5-2): Mike Maignan; Strahinja Pavlovic, Koni De Winter, Fikayo Tomori; Pervis Estupinan, Adrien Rabiot, Luka Modric, Yossoouf Fofana (Samuele Ricci 73′), Alexis Saelemaekers; Christian Pulisic, Rafael Leao (Niclas Fullkrug 73′)

Pelatih: Massimiliano Allegri

Inter Milan (3-5-2): Yann Sommer; Alessandro Bastoni (Carlos Augusto 68′), Manuel Akanji, Yann Bisseck; Federico Dimarco, Henrikh Mkhitaryan (Petar Sucic 59′), Piotr Zielinski, Nicolo Barella (Davide Frattesi 68′), Luis Henrique (Denzel Dumfries 59′); Pio Esposito, Ange-Yoan Bonny

Pelatih: Cristian Chivu

 

Statistik

  • Secara statistik, Inter Milan tampil lebih dominan dibandingkan AC Milan sepanjang pertandingan. Penguasaan bola Inter Milan mencapai 62,8 persen, jauh lebih tinggi daripada AC Milan yang hanya mencatatkan 37,2 persen.
  • Meski begitu, dominasi tersebut tidak sepenuhnya tercermin dalam efektivitas serangan. Kedua tim sama-sama mencatatkan dua tembakan tepat sasaran, sementara total percobaan tembakan Inter Milan sedikit lebih banyak dengan 11 percobaan dibandingkan sembilan milik AC Milan.
  • Dari sisi permainan fisik, Inter Milan juga tercatat melakukan lebih banyak pelanggaran dengan total 12 kali, sedangkan AC Milan melakukan delapan pelanggaran sepanjang laga. Kedua tim sama-sama menerima dua kartu kuning dan tidak ada kartu merah yang dikeluarkan oleh wasit.
  • Tekanan Inter Milan juga terlihat dari jumlah tendangan sudut yang mereka peroleh. Nerazzurri mencatatkan enam sepak pojok, sedangkan AC Milan hanya mendapatkan satu kesempatan dari situasi yang sama.
  • Pada sektor penjaga gawang, AC Milan sedikit lebih sibuk dalam mengantisipasi ancaman. Kiper AC Milan melakukan dua penyelamatan, sedangkan kiper Inter Milan hanya mencatatkan satu penyelamatan selama pertandingan berlangsung.
 

Man of The Match – Pervis Estupinan

Pervis Estupinan tampil gemilang di pertandingan Serie A
Pervis Estupinan cetak gol di pertandingan Serie A

Pervis Estupinan tampil sebagai pemain paling menentukan dalam laga derby antara AC Milan dan Inter Milan. Pemain berusia 28 tahun itu mencetak satu-satunya gol pada menit ke-35 yang akhirnya memastikan kemenangan bagi Rossoneri.

Gol tersebut tercipta melalui sepakan keras setelah menerima umpan dari Youssouf Fofana. Bola meluncur deras ke gawang dan tidak mampu dihentikan oleh kiper Inter Milan sehingga menjadi momen kunci dalam pertandingan.

Selain mencetak gol penentu, Pervis Estupinan juga menunjukkan kontribusi besar dalam aspek pertahanan. Ia tampil disiplin menjaga sisi kiri lini belakang AC Milan dan beberapa kali berhasil menghentikan serangan lawan.

Secara statistik, Pervis Estupinan mencatat tiga tekel sukses, tiga sapuan, serta satu intersep tanpa melakukan kesalahan yang berarti sepanjang laga. Penampilan solid itu membuatnya mendapat nilai 7,6.

 

Catatan Pertandingan

Kemenangan AC Milan dalam derbi terbaru memperpanjang catatan positif mereka atas Inter Milan. Rossoneri kini tidak terkalahkan dalam tujuh pertemuan terakhir di semua kompetisi dengan raihan lima kemenangan dan dua hasil imbang.

Rangkaian hasil tersebut terasa kontras dibandingkan periode sebelumnya ketika Inter Milan justru lebih sering mendominasi dalam enam pertemuan. Catatan tujuh laga tanpa kekalahan ini juga menjadi salah satu rekor terbaik AC Milan dalam sejarah Derby della Madonnina.

Bahkan, Rossoneri belum pernah mencatat rentetan tak terkalahkan yang lebih panjang atas rival sekotanya sejak periode November 2002 hingga April 2005. Hal ini membuat kemenangan terbaru semakin terasa penting dalam sejarah rivalitas kedua tim.

Pertandingan ini memiliki makna besar karena mempertemukan dua tim yang sedang bersaing di papan atas Serie A musim 2025/2026. Laga tersebut bukan sekadar duel gengsi kota Milan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap persaingan perebutan gelar liga.

Sebelum pertandingan berlangsung, Inter Milan sebenarnya datang dengan performa yang sangat impresif. Nerazzurri tidak terkalahkan di liga sejak kekalahan 0-1 dari AC Milan pada 23 November dan sempat mencatat satu hasil imbang serta 14 kemenangan beruntun di Serie A.

Namun laju positif itu akhirnya terhenti oleh AC Milan melalui gol penentu yang dicetak Pervis Estupinan. Gol tersebut bukan hanya memastikan kemenangan Rossoneri, tetapi juga menghadirkan catatan sejarah karena Estupinan menjadi pemain Ekuador pertama yang mampu mencetak gol dalam Derby della Madonnina di semua kompetisi.

 

Pertandingan Berikutnya

AC Milan akan bertandang ke Stadio Olimpico untuk melawan Lazio dalam pekan ke-29 Serie A musim ini yang digelar pada 16 Maret 2026. Di sisi lain, Inter Milan akan menjamu Atalanta di Giuseppe Meazza dalam pekan ke-29 Serie A 2025/2026 ini yang digelar pada Sabtu (14/3/2026).

Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Serie A. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung