Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

SBOTOP APP Welcome Freebet – ID
countdown banner

Premier League: The Reds dan The Blues Berakhir Imbang

Liverpool 1-1 Chelsea

Liverpool dan Chelsea berakhir imbang dengan skor 1-1 di Anfield dalam pekan ke-36 Premier League musim 2025/2026 yang digelar pada Sabtu (9/5/2026). Ryan Gravenberch mencetak gol untuk The Reds yang kini mengoleksi 59 poin. Sedangkan The Blues membalas lewat Enzo Fernandez dan kini memiliki 49 angka.

 

Jalannya Pertandingan

Babak pertama

Ryan Gravenberch langsung membawa Liverpool unggul pada awal pertandingan yang baru berjalan enam menit. Tembakan kaki kirinya dari sisi lapangan meluncur deras ke pojok gawang tanpa mampu dijangkau Filip Jorgensen.

Liverpool hampir menambah keunggulan beberapa menit kemudian melalui Virgil van Dijk. Sundulan atau sepakan volinya dalam situasi kemelut hasil sepak pojok hanya membentur mistar gawang Chelsea.

Chelsea mencoba merespons lewat serangan cepat yang dibangun Cole Palmer. Umpan terobosannya berhasil melewati Virgil van Dijk dan Ibrahima Konaté menuju João Pedro.

Namun peluang tersebut gagal berbuah gol karena Giorgi Mamardashvili tampil sigap. Ia keluar dari gawang dan melakukan tekel tepat waktu untuk menyapu bola dari area berbahaya.

Chelsea akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-35 melalui situasi bola mati. Enzo Fernández mengeksekusi tendangan bebas yang meluncur pelan ke arah gawang Liverpool dan mengecoh pertahanan.

Wesley Fofana sempat membuat gerakan tipuan yang mengganggu pandangan kiper, tetapi tidak menyentuh bola. Skor 1-1 antara Liverpool dan Chelsea bertahan hingga turun minum.

 

Babak kedua

Memasuki awal babak kedua, Liverpool sempat merayakan gol dari Cody Gakpo yang tercipta lewat sundulan. Namun kegembiraan itu tidak berlangsung lama karena wasit menganulir gol tersebut akibat posisi offside.

Pertandingan kembali berjalan ketat dengan kedua tim saling menekan. Liverpool mencoba meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol kedua yang sangat dibutuhkan.

Pada menit ke-70, Dominik Szoboszlai melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang Chelsea dan membuat peluang emas itu terbuang sia-sia.

Tekanan Liverpool terus berlanjut hingga memasuki fase akhir pertandingan. Mistar gawang kembali menjadi penghalang ketika sundulan Virgil van Dijk gagal berbuah gol.

Chelsea pun bertahan dengan disiplin untuk meredam setiap serangan yang datang. Situasi itu membuat Liverpool semakin frustrasi karena peluang terus mentok di area pertahanan lawan.

Wasit akhirnya memberikan tambahan waktu tujuh menit untuk menentukan hasil akhir pertandingan. Meski demikian, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan dengan skor tetap 1-1.

 

Susunan Pemain

Liverpool (4-2-3-1): Giorgi Mamardashvili; Curtis Jones, Ibrahima Konate (Joe Gomez 77′), Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister; Jeremie Frimpong, Dominik Szoboszlai, Rio Ngumoha (Alexander Isak 67′); Cody Gakpo (Federico Chiesa 77′)

Manajer: Arne Slot

Chelsea (3-4-2-1): Filip Jorgensen; Wesley Fofana, Levi Colwill, Jorrel Hato; Malo Gusto, Moises Caicedo, Andrey Santos (Reece James 63′), Marc Cucurella; Cole Palmer, Enzo Fernandez; Joao Pedro

Manajer: Calum McFarlane (interim)

 

Statistik

Pertandingan Liverpool vs Chelsea berlangsung cukup seimbang jika dilihat dari data statistik yang tercatat. Chelsea sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 51.4% dibanding Liverpool yang memiliki 48.6%, menunjukkan selisih yang sangat tipis di sepanjang laga.

Dari sisi peluang, kedua tim sama-sama mencatat 3 tembakan tepat sasaran, sementara Liverpool membuat 8 percobaan tembakan dan Chelsea 6 percobaan. Pertandingan ini juga berlangsung cukup keras dengan masing-masing tim melakukan 17 pelanggaran, meski Chelsea menerima lebih banyak kartu kuning yaitu 4 berbanding 2 milik Liverpool, sementara tidak ada kartu merah yang dikeluarkan.

Dalam situasi bola mati dan pertahanan, Liverpool unggul dalam jumlah sepak pojok dengan 5 berbanding 2 milik Chelsea. Kedua kiper juga sama-sama mencatat 2 penyelamatan, menandakan duel yang ketat di bawah mistar gawang sepanjang pertandingan.

 

Man of The Match – Enzo Fernandez

Enzo Fernandez sedang berkarir di Premier League
Enzo Fernandez jadi pemain terbaik pertandingan Premier League

Enzo Fernandez menjadi pemain terbaik dalam laga Chelsea melawan Liverpool setelah tampil menonjol sepanjang pertandingan. Ia terpilih berdasarkan hasil voting di situs resmi Premier League dan mengungguli beberapa pemain lain seperti Ryan Gravenberch dan Moisés Caicedo.

Perannya di lini tengah sangat penting dalam membantu Chelsea meraih hasil imbang di Anfield. Ia tidak hanya efektif dalam distribusi bola, tetapi juga mampu menjaga keseimbangan permainan tim.

Kontribusi terbesar Enzo terlihat saat ia mencetak gol penyeimbang melalui eksekusi tendangan bebas pada menit ke-35. Bola yang meluncur rendah gagal diantisipasi kiper Liverpool dan membuat skor kembali imbang.

Selain mencetak gol, ia juga berperan dalam mengatur tempo permainan Chelsea sepanjang laga. Ketika Liverpool meningkatkan tekanan, Enzo tetap mampu menjaga aliran bola timnya agar tidak mudah kehilangan kontrol.

Secara statistik, penampilannya juga cukup lengkap dengan catatan tembakan tepat sasaran yang berujung gol. Hal ini mempertegas pengaruh besarnya dalam pertandingan tersebut.

 

Catatan Penting

Pertandingan Liverpool melawan Chelsea berlangsung dengan jumlah peluang yang relatif minim, hanya menghasilkan total 14 tembakan sepanjang laga. Liverpool mencatat delapan percobaan, sementara Chelsea melakukan enam tembakan, dengan Liverpool sedikit unggul dalam expected goals.

Laga ini menjadi salah satu yang paling sedikit menghasilkan tembakan di Premier League musim ini. Hanya pertandingan Sunderland melawan Newcastle United pada Desember sebelumnya yang memiliki jumlah tembakan lebih rendah.

Kontribusi pemain muda juga menjadi sorotan, terutama melalui assist yang berujung pada gol Gravenberch. Catatan tersebut turut menambah jumlah kontribusi gol pemain remaja di musim ini yang menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

Namun Liverpool kembali gagal mempertahankan keunggulan yang sudah mereka dapatkan di kandang sendiri. Hasil ini membuat mereka kehilangan sejumlah poin penting saat sudah berada dalam posisi unggul sepanjang musim.

Di sisi lain, Chelsea berhasil menghindari catatan kekalahan beruntun terpanjang dalam sejarah klub di liga. Meski begitu, mereka masih mengalami periode tanpa kemenangan yang cukup panjang di kompetisi domestik.

 

Pertandingan Berikutnya

Liverpool akan bertandang ke Villa Park untuk melawan Aston Villa dalam pekan ke-37 Premier League musim ini yang digelar pada 17 Mei 2026. Di sisi lain, Chelsea akan menghadapi Manchester City di Wembley Stadium dalam babak final Piala FA yang digelar pada 16 Mei 2026.

Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Premier League. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung