SC Freiburg 0-3 Aston Villa
SC Freiburg harus mengakui keunggulan Aston Villa dengan skor 0-3 di Besiktas Park dalam pertandingan final Liga Europa musim 2025/2026 yang digelar pada Kamis (21/5/2026). Gol-gol Youri Tielemans, Emiliano Buendia dan Morgan Rogers membawa The Villans menjuarai kompetisi ini.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Aston Villa langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tim racikan Unai Emery itu tampil penuh percaya diri dan terus menekan pertahanan Freiburg dengan permainan agresif.
Peluang pertama hadir ketika Youri Tielemans memulai serangan cepat pada menit ketiga. Bola kemudian diberikan kepada Morgan Rogers yang melepaskan tendangan keras, tetapi masih mampu ditepis kiper Freiburg, Noah Atubolu.
Freiburg mencoba memberikan perlawanan pada menit ke-17 melalui situasi bola mati. Tendangan bebas Vincenzo Grifo sempat mengarah ke area berbahaya, namun Victor Lindelof berhasil menyundul bola untuk mengamankan pertahanan Aston Villa.
Bola liar kemudian disambar Nicolas Hofler dengan sepakan keras dari luar kotak penalti. Meski demikian, arah tembakannya masih jauh dari sasaran sehingga belum mampu mengancam gawang Emiliano Martinez.
Menjelang akhir babak pertama, Aston Villa akhirnya memecah kebuntuan lewat skema sepak pojok yang dimanfaatkan dengan baik. Morgan Rogers mengirim umpan ke tepi kotak penalti dan Tielemans menyambarnya dengan tendangan voli akurat yang meluncur ke sudut kiri bawah gawang Freiburg.
Keunggulan Aston Villa bertambah pada masa injury time babak pertama melalui aksi Emiliano Buendia. Setelah menerima umpan dari John McGinn di sisi kiri kotak penalti, Buendia memutar badan lalu melepaskan tendangan kaki kiri yang bersarang di sudut atas gawang sehingga skor 2-0 menutup paruh pertama pertandingan.
Babak kedua
Freiburg berusaha bangkit pada babak kedua setelah tertinggal dua gol dari Aston Villa. Namun tekanan yang terus diberikan tim asal Inggris membuat permainan wakil Jerman itu sulit berkembang.
Tim tuan rumah beberapa kali mencoba membangun serangan dari lini tengah, tetapi rapatnya pertahanan Aston Villa membuat peluang mereka selalu kandas. Anak asuh Unai Emery justru tampil lebih tenang dan mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang rapi.
Aston Villa akhirnya kembali memperlebar keunggulan di pertengahan babak kedua melalui serangan cepat dari sisi kiri lapangan. Emiliano Buendia melakukan akselerasi sebelum mengirimkan umpan datar ke area tiang dekat yang langsung disambut Morgan Rogers dengan tap in mudah menjadi gol.
Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan The Villans. Freiburg semakin kesulitan mengejar ketertinggalan karena mental para pemain Aston Villa terlihat semakin percaya diri setelah gol ketiga tercipta.
Pada menit ke-70, Aston Villa hampir menambah penderitaan lawannya lewat situasi sepak pojok. John McGinn mengirim bola melambung ke tiang jauh dan Amadou Onana berhasil menanduknya meski dari sudut yang cukup sempit.
Sayangnya bagi Aston Villa, sundulan Onana hanya membentur mistar gawang Freiburg sehingga skor tidak berubah. Hingga peluit panjang dibunyikan, keunggulan tiga gol tetap bertahan dan Aston Villa memastikan diri keluar sebagai juara Liga Europa.
Susunan Pemain
Freiburg (4-2-3-1): Noah Atubolu; Philipp Treu, Philipp Lienhart (Rosenfelder 61′), Matthias Ginter, Lukas Kubler (Jordy Makengo 73′); Nicolas Hofler (Lucas Holer 61′), Maximilian Eggestein; Niklas Beste (Gunter 86′), Johan Manzambi, Vincenzo Grifo (Derry Scherhant 73′); Igor Matanovic
Pelatih:. Julian Schuster
Aston Villa (4-2-3-1): Emiliano Martinez; Matty Cash, Ezri Konsa, Pau Torres (Tyron Mings 88′), Lucas Digne (Ian Maatsen 81′); Victor Lindelof (Amadou Onana 66′), Youri Tielemans (Douglas Luiz 88′); John McGinn, Morgan Rogers, Emiliano Buendia (Jadon Sancho 81′); Ollie Watkins
Pelatih: Emiliano Martinez
Statistik
Pertandingan antara Freiburg dan Aston Villa berlangsung cukup seimbang dalam penguasaan bola. Freiburg sedikit unggul dengan catatan possession sebesar 50,7 persen, sementara Aston Villa membukukan 49,3 persen.
Meski kalah dalam penguasaan bola, Aston Villa tampil jauh lebih agresif dalam membangun serangan. Tim asal Inggris itu melepaskan 17 percobaan tembakan dengan 6 di antaranya mengarah tepat ke gawang, sedangkan Freiburg hanya mampu mencatatkan 4 percobaan dan 2 tembakan tepat sasaran.
Laga berjalan cukup keras dengan kedua tim sama-sama melakukan 15 pelanggaran sepanjang pertandingan. Wasit juga mengeluarkan empat kartu kuning, masing-masing satu untuk Freiburg dan tiga untuk Aston Villa, tanpa adanya kartu merah.
Dominasi Aston Villa juga terlihat dari jumlah sepak pojok yang mencapai 8 kali, berbanding jauh dengan Freiburg yang hanya mendapatkan 1 corner kick. Untuk urusan penyelamatan, kiper Freiburg melakukan 3 saves sementara penjaga gawang Aston Villa mencatatkan 2 penyelamatan hingga laga berakhir 3-0.
Man of The Match – Emiliano Buendia
Emiliano Buendia tampil sebagai pemain terbaik dalam kemenangan 3-0 Aston Villa atas Freiburg dengan penampilan yang sangat menonjol sepanjang pertandingan. Meski sempat menerima kartu kuning pada awal laga, gelandang asal Argentina itu tetap bermain tenang dan mampu memberikan pengaruh besar bagi timnya.

Buendia mencetak gol kedua Aston Villa lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper lawan. Ia juga berperan penting dalam terciptanya gol ketiga setelah melakukan aksi individu dan memberikan umpan matang kepada Morgan Rogers.
Selain aktif membantu serangan, Buendia tampil kreatif dan menjadi motor permainan Aston Villa di lini depan. Penampilannya nyaris sempurna, meski ia gagal menambah gol saat mendapatkan peluang emas pada menit-menit akhir pertandingan.
Poin Penting
Aston Villa berhasil meraih gelar kedua mereka di kompetisi Eropa setelah menunggu selama 44 tahun sejak keberhasilan memenangkan Piala Eropa pada 1982. Kesuksesan tersebut juga menegaskan kebangkitan klub asal Inggris itu di level internasional setelah tampil konsisten sepanjang musim.
Kekalahan Freiburg menambah catatan kurang baik wakil Jerman di final Piala UEFA atau Liga Europa dalam beberapa tahun terakhir. Dari lima final terakhir yang melibatkan klub Jerman, hanya Eintracht Frankfurt yang mampu keluar sebagai juara pada edisi 2022.
Keberhasilan Aston Villa juga mempertegas reputasi Unai Emery sebagai salah satu pelatih tersukses di kompetisi Eropa. Pelatih asal Spanyol itu kini telah mengoleksi lima gelar Liga Europa dan menyamai pencapaian elite di turnamen antarklub Eropa.
Sepanjang musim ini, Aston Villa juga menunjukkan kualitas dalam mencetak gol dari luar kotak penalti. Klub Premier League tersebut tercatat menjadi tim Inggris dengan jumlah gol jarak jauh terbanyak di semua kompetisi sejak ajang Piala Dunia Antarklub FIFA berlangsung.
Pertandingan Berikutnya
SC Freiburg belum memiliki jadwal untuk kompetisi apa pun. Di sisi lain, Aston Villa akan menjalani pekan terakhir Premier League musim ini dengan bertandang ke Etihad Stadium untuk melawan Manchester City pada Minggu (24/5/2026).
Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Liga Europa. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



