Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid
Jose Mourinho tampaknya hanya tinggal menunggu waktu untuk diresmikan oleh Real Madrid. Pelatih Portugal tersebut akan kembali ke Real Madrid untuk kedua kalinya dan siap membawa tim ibu kota tersebut meraih juara La Liga dan trofi-trofi lainnya.
Jose Mourinho sendiri saat ini tengah melatih Benfica dengan laju yang sangat apik, bersama Mourinho tak terkalahkan dalam satu musim full dengan meraih 23 kemenangan dan 11 kali kekalahan. Namun catatan tersebut tetap gagal membawa Benfica juara dengan hanya menempati peringkat tiga klasemen.
Meski hanya baru satu musim melatih Benfica, namun Jose Mourinho dikabarkan santer kembali ke Real Madrid setelah tim ibu kota tersebut babak belur di musim ini. Pelatih interim Arbeloa tampaknya tak mampu membawa El Real ke puncak kesuksesan dan dibutuhkan sosok tangan besi seperti Mourinho.
Siap Tangani Ego para Pemain Bintang
Ego pemain Real Madrid yang setinggi langit menjadi masalah utama Real Madrid saat ini, kepergian Xabi Alonso pun terjadi karena salah satu pemain yakni Vinicius yang secara terang-terangan tak terima ketika ditarik keluar dalam sebuah pertandingan.
Lebih dari itu, beberapa pemain selain Vinicius pun bermasalah dengan Xabi Alonso. Di sesi latihan, Xabi Alonso kerap menjadi buah bibir hingga akhirnya kabar tersebut langsung terdengar oleh Xabi. Mantan pemain Real Madrid pun langsung meluapkan emosinya setelah mendengar kabar tersebut.
Xabi bahkan langsung menyebut bahwa ia sedang melatih sekumpulan anak-anak kecil yang tak terima dengan keputusannya sebagai pelatih kepala. Ia merasa telah kehilangan marwahnya sebagai seseorang yang seharusnya dihormati para pemain.
Di hadapan para wartawan, Xabi Alonso langsung mengatakan bahwa ia tak tahu akan melatih tim junior. Menurutnya para pemain kesulitan memahami taktik yang ia berikan dan selalu mengeluh di sesi latihan. Hal tersebut yang akhirnya membuat Xabi akhirnya meninggalkan kursi kepelatihan Real Madrid.
Dalam hal ini, Xabi Alonso ‘kalah’ dari para pemain yang mempunyai ego setinggi langit. Hal seperti ini diharapkan tidak akan terjadi lagi setelah Jose Mourinho menjadi pelatih dengan ia yang dikenal tegas dan para pemain siap menuruti apa yang ia katakan.
Menyelesaikan Masalah Real Madrid Saat Ini
Setelah Xabi Alonso memutuskan keluar dari kursi kepelatihan, manajemen langsung menaikan Arbeloa ke tim utama untuk menjadi pelatih. Arbeloa diharapkan membawa perubahan dengan dinilai lebih mengenal Real Madrid lebih dalam karena ia sebelumnya melatih tim muda El Real.
Awalnya semua berjalan dengan baik sebelum kekalahan demi kekalahan ditelan El Real, puncaknya ketika para pemain baku hantam di sesi latihan. Valverde dan Tchoameni terlibat pertengkaran hebat di sesi latihan yang membuat Valverde mendapatkan cedera hebat.
Kabar perselisihan pemain tersebut menjadi buah bibir di sepak bola dunia yang akhirnya membuat Florentino Perez akhirnya membuat rilis resmi untuk menanggapi hal tersebut. Perselisihan tersebut juga membuat skuad Real Madrid terbagi dua dengan pemain yang pro Valverde dan pro dengan Tchouameni.

Masalah besar di skuad Real Madrid tersebut hingga akhirnya tidak selesai hingga akhir musim. Dengan masalah besar yang dialami El Real, mereka kembali nir gelar dalam dua musim beruntun. Hal tersebut membuat presiden Florentino Perez kembali murka.
“Saya menghargai usaha kalian hari ini, tetapi musim ini benar-benar mengecewakan bagi semua orang, Kalian tahu tuntutan yang harus dipenuhi sebagai pemain Real Madrid. Musim tanpa gelar adalah kegagalan karena kami adalah Real Madrid, tetapi dua musim tanpa gelar tidak dapat ditoleransi,” ujar Florentino Perez.
Lagi-lagi, masalah besar di skuad Real Madrid ini diharapkan mampu diselesaikan ketika Mourinho menjadi pelatih. Mourinho yang syarat pengalaman sering berhadapan dengan masalah-masalah pertikaian pemain seperti ini dan selalu bisa mengatasinya dengan sangat baik.
Upaya Florentino Perez kembali Menangkan Pemilu
Setelah 20 tahun, pemilu presiden Real Madrid akan kembali dilakukan pada tahun ini. Dengan situasi Real Madrid yang buruk dengan dua musim tanpa gelar, posisi Florentino Perez terancam dan bisa digantikan oleh para socios lainnya yang mencalonkan sebagai presiden.
Florentino Perez pun sadar dengan posisinya yang terancam, namun ia percaya dengan rekam jejaknya ia akan terpilih kembali untuk menjadi presiden Real Madrid. Mendatangkan kembali Jose Mourinho menjadi hal besar yang mungkin akan membuat dirinya kembali terpilih untuk menjadi presiden Real Madrid.
Selain itu, Florentino Perez juga siap melakukan belanja besar-besaran pada musim depan dengan harapan bisa kembali meraih trofi Champions League dan merusak dominasi Barcelona yang sudah meraih gelar La Liga secara dua kali beruntun.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



