Pemain Kunci Grup B Piala Dunia 2026
Kurang dari 30 hari lagi Piala Dunia 2026 akan berlangsung, salah satu tuan rumah Kanada akan bergabung di grup B bersama Bosnia & Herzegovina, Swiss dan Qatar. Grup tersebut menjadi grup yang seimbang secara kedalaman skuad dan beberapa tim memiliki pemain kunci, siapakah mereka? Mari kita bahas!
Jonathan David (Kanada)
Jonathan David menjadi pemimpin lini serang Kanada di Piala Dunia 2026 pada Juni nanti, striker Juventus tersebut saat ini telah mencetak enam gol dari 34 laga bersama si Nyonya Tua di Serie A. Sedangkan di timnas di Kanada, mereka mencetak empat gol dari dua turnamen yakni Copa America dan Concacaf Gold.
Musim pertamanya di Serie A bersama Juventus memang tidak terlalu cemerlang, padahal di musim sebelumnya di Ligue 1. Jonathan David berhasil mencetak 16 gol dan 6 assist dari 32 laga bersama Lille, di Champions League bahkan lebih gila lagi dengan mencetak tujuh gol dari 10 laga pada musim tersebut.
Meski mengalami penyusutan dalam jumlah gol di musim ini, Jonathan David masih akan diandalkan di lini depan Kanada walaupun dirinya masih mempunyai saingan dari nama-nama lain. Kanada masih mempunyai Tani Oluwaseyi yang menjadi andalan di Villarreal.
Meski begitu Tani Oluwaseyi masih kesusahan dengan hanya mencetak dua gol dan dua assist di La Liga. Kanada juga mempunyai nama striker lain seperti Cyle Larin yang sudah mencetak delapan gol dan satu assist di Championship dan membawa Southampton ke babak final playoff promosi.
Dari tiga nama striker tersebut, Jonathan David masih menjadi yang paling tajam dan tentu saja menjadi pilihan pertama untuk Kanada. Namun apabila dibutuhkan Jonathan David juga bisa bermain di posisi nomor 10 untuk memberikan tempat kepada salah satu striker lain, Larin atau Oluwaseyi.
Kanada yang menjadi tuan rumah tentu saja akan menjadi tim favorit yang diunggulkan untuk lolos ke babak selanjutnya. Selain Jonathan David, Kanada juga masih mempunyai nama-nama lain yang bisa diandalkan seperti Tajon Bunchanan, Ismael Kone dan Alphonso Davies yang masih mengalami cedera.
Edin Dzeko (Bosnia & Herzegovina)
Edin Dzeko masih menjadi pemain penting untuk Bosnia & Herzegovina pada saat ini, pemain gaek berusia 40 tahun tersebut akan menjalani piala dunia terakhirnya pada bulan Juni nanti. Bahkan di level klub, Edin Dzeko berhasil mencatatkan hal istimewa.
Tak memberikan impact kepada Fiorentina di awal musim, pada bursa transfers musim dingin dirinya memutuskan pindah ke Schalke yang berjuang di Bundesliga 2. Bersama Schalke, Edin Dzeko berhasil catatkan enam gol dan tiga assist dari 11 laga.
Dzeko juga berhasil membawa Schalke kembali promosi ke Bundesliga pada musim ini. Hal tersebut tentunya membuat namanya masih diandalkan Bosnia & Herzegovina di lini depan. Bosnia & Herzegovina sendiri lolos ke Piala Dunia 2026 dengan cara yang tidak mudah.

Mereka harus melalui babak playoff dengan berhasil mengalahkan Wales di fase semifinal, Edin Dzeko berhasil mencetak gol lima menit sebelum pertandingan usai yang membawa Bosnia & Herzegovina akhirnya meraih kemenangan melalui drama adu penalti.
Lalu pada babak final, Bosnia & Herzegovina berhadapan dengan raksasa Italia, Dzeko kembali diandalkan dalam laga tersebut dengan bermain di posisi nomor sembilan. Dalam laga tersebut, Italia berhasil unggul lebih dulu melalui gol cepat Moise Kean pada menit ke-14’.
Namun Bosnia & Herzegovina kembali berhasil menyamakan gol untuk menyamakan kedudukan melalui gol Haris Tabakovic pada menit ke-78’, dan lagi-lagi Edin Dzeko berperan penting dalam gol tersebut dengan catatkan assist yang membawa Bosnia & Herzegovina melanjutkan laga ke babak adu penalti.
Di babak adu penalti, Bosnia & Herzegovina kembali meraih kemenangan dan berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 secara dramatis. Dzeko dengan satu gol dan satu assistnya dalam dua laga penting tersebut membuktikan bahwa dirinya merupakan pemain paling penting untuk Bosnia & Herzegovina di Piala Dunia 2026 nanti.
Granit Xhaka (Swiss)
Granit Xhaka masih akan diandalkan Swiss untuk menjadi pemimpin di Piala Dunia 2026. Pemain yang kali ini bermain untuk Sunderland di Premier League tersebut masih menjadi jendral di lini tengah dengan permainannya yang simpel dan disegani rekan satu timnya.
Bersama Sunderland, Granit Xhaka selalu menjadi andalan dengan saat ini sudah bermain di 33 laga bersama Black Cats tersebut. Xhaka juga berhasil membawa Sunderland bertahan di papan tengah dan selamat di jurang degradasi Premier League musim ini.
Bersama Swiss pemain gaek berusia 33 tahun tersebut, berhasil membawa tim langsung lolos ke Piala Dunia setelah menjadi pemuncak grup B. Swiss berhasil mengumpulkan 14 poin dengan tidak pernah menelan kekalahan (empat kali kemenangan dan dua kali imbang).
Selain Kanada yang menjadi tuan rumah, Swiss juga akan menjadi tim yang diunggulkan untuk lolos ke babak selanjutnya dari babak grup. Selain Xhaka, Swiss juga masih mempunyai nama-nama lain seperti Embolo, Ndoye, Akanji dan penjaga gawang Kobel.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



