Borussia Dortmund 4-0 Mainz
Borussia Dortmund mengalahkan Mainz dengan skor telak 4-0 di Signal Iduna Park dalam pekan ke-22 Bundesliga musim 2025/2026 yang digelar pada Sabtu (14/2/2026).
Brace Serhou Guirassy, gol-gol dari Maximilian Beier dan Ramy Bensebaini memastikan BVB menempati posisi runner-up dengan 51 poin. Sedangkan hasil ini membuat Mainz terdampat di posisi 14 dengan 21 angka.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Tim tamu memasuki pertandingan dengan keyakinan tinggi dan langsung berani menekan sejak menit awal. Peluang terbaik mereka hadir ketika tembakan keras Jae‑Sung Lee memaksa Gregor Kobel melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar Borussia Dortmund.
Kesempatan yang terbuang itu segera berbalik menjadi petaka bagi tim asuhan Urs Fischer. Sekitar 10 menit laga berjalan, rangkaian kesalahan mulai dimanfaatkan dengan efektif oleh tuan rumah.
Situasi bola mati menjadi awal keunggulan Borussia Dortmund setelah tendangan bebas akurat Julian Ryerson disambut tandukan tajam Serhou Guirassy yang berbuah gol pembuka. Tidak lama kemudian, Ryerson kembali menciptakan peluang melalui umpan silang terukur yang membuat lini pertahanan lawan kelimpungan.
Umpan tersebut kemudian dimaksimalkan oleh Maximilian Beier yang dengan mudah menggandakan keunggulan lewat sundulan jarak dekat. Gol kedua itu membuat tekanan terhadap tim tamu semakin besar dan memaksa mereka bermain lebih terbuka.
Mainz sempat mencoba bangkit dan mencari gol balasan, tetapi sejumlah peluang gagal dimanfaatkan secara maksimal. Percobaan Silas Katompa Mvumpa melenceng dari sasaran, sementara gol Silvan Widmer dianulir karena posisi offside yang sangat tipis.
Menjelang turun minum, Borussia Dortmund kembali menambah keunggulan setelah Ryerson mencatat assist ketiganya melalui sepak pojok yang melengkung sempurna dan diselesaikan lagi oleh Guirassy. Catatan statistik dari Opta Sports kemudian menunjukkan bahwa torehan tiga assist dalam satu babak itu menjadi pencapaian langka, sekaligus menegaskan dominasi Ryerson di sisi sayap dengan jumlah umpan silang yang jauh melampaui keseluruhan pemain lawan.
Babak kedua
Memasuki babak kedua, tekanan belum juga mereda bagi tim tamu. Daniel Batz dipaksa bekerja tanpa henti untuk menahan gempuran yang datang silih berganti ke arah gawangnya.
Kiper berusia 35 tahun itu menunjukkan refleks dan pengalaman yang matang saat menghadapi peluang berbahaya. Ia menggagalkan percobaan Felix Nmecha, meredam ancaman Jobe Bellingham, serta menepis tembakan tajam dari Maximilian Beier.
Serangkaian penyelamatan tersebut sempat menjaga harapan tim tamu agar tidak semakin tertinggal. Meski terus ditekan, mereka masih berupaya mencari gol balasan untuk memperkecil kedudukan.
Secara statistik, Mainz sebenarnya mampu menghadirkan ancaman dengan catatan expected goals mencapai 1,43. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat setiap peluang gagal dikonversi menjadi gol yang berarti.
Petaka akhirnya benar-benar datang ketika pertandingan memasuki enam menit terakhir waktu normal. Umpan tarik tajam dari Julian Ryerson memicu kemelut di depan gawang dan berujung gol bunuh diri yang dilakukan oleh Dominik Kohr.
Gol tersebut memastikan dominasi penuh tuan rumah hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini sekaligus menandai raihan enam kemenangan beruntun yang semakin menegaskan konsistensi performa mereka.
Susunan Pemain
Borussia Dortmund (3-4-2-1): Gregor Kobel; Waldemar Anton, Ramy Bensebaini, Niklas Sule (Luca Reggiani 45′); Daniel Svensson, Felix Nmecha (Marcel Sabitzer 74′), Jobe Bellingham, Julian Ryerson; Julian Brandt (Carney Chukwuemeka 61′), Maximilian Beier (Fábio Silva 61′); Serhou Guirassy (Karim Adeyemi 74′)
Pelatih: Niko Kovac
Mainz (3-5-2): Daniel Batz; Dominik Kohr, Stefan Posch, Stefan Bell (Kacper Potulski 27′); Nadiem Amiri, Kaishu Sano, Danny da Costa, Lee Jae-Sung (Paul Nebel 60′), Silvan Widmer (Phillipp Mwene 61′); Phillip Tietz (Nelson Weiper 73′), Silas Katompa-Mvumpa (Sheraldo Becker 60′)
Pelatih: Urs Fischer
Statistik
Dalam pertandingan tersebut, Borussia Dortmund tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 54,7%, sementara Mainz mencatat 45,3%. Borussia Dortmund juga lebih agresif dengan 14 percobaan tembakan dan 8 di antaranya tepat sasaran, sedangkan Mainz melepaskan 10 tembakan dengan 5 yang mengarah ke gawang.

Dari segi duel fisik, Borussia Dortmund melakukan 10 pelanggaran berbanding 5 milik Mainz, serta menerima 3 kartu kuning sementara lawannya mendapatkan 2 kartu kuning tanpa ada kartu merah untuk kedua tim. Keunggulan Borussia Dortmund juga terlihat dalam situasi bola mati dengan 7 tendangan sudut berbanding 2, sementara catatan penyelamatan menunjukkan kiper Dortmund membuat 5 saves dan kiper Mainz melakukan 4 penyelamatan.
Man of The Match – Julian Ryerson
Pemain terbaik dalam pertandingan tersebut jatuh kepada Julian Ryerson yang tampil sangat menonjol sepanjang laga. Meski Serhou Guirassy kembali menunjukkan ketajamannya di depan gawang, peran Ryerson dinilai paling menentukan dalam kemenangan Borussia Dortmund atas Mainz.
Bek sayap asal Norwegia itu berkontribusi langsung terhadap seluruh gol timnya dengan memberikan empat assist, sebuah pencapaian yang sangat jarang terjadi. Umpan silang akuratnya, baik dalam situasi permainan terbuka maupun bola mati, terus meneror lini pertahanan lawan terutama pada babak pertama.
Selain berperan besar dalam serangan, ia juga menunjukkan disiplin bertahan yang baik dan membantu timnya menjaga gawang tetap tanpa kebobolan. Besarnya pengaruh tersebut tercermin dari nilai fantasy sebesar 557 poin, tertinggi di antara semua pemain yang tampil di pertandingan itu.
Catatan Laga
Julian Ryerson mencatat pencapaian istimewa dengan menjadi pemain pertama Borussia Dortmund sejak pengumpulan data terperinci dimulai pada musim 2004/2005 yang mampu membuat tiga assist dalam satu babak pertama pertandingan Bundesliga. Selain tiga assist tersebut, ia juga menciptakan empat peluang, jumlah terbanyak di laga itu, serta melepaskan 16 umpan silang, bahkan melampaui total umpan silang seluruh pemain Mainz yang hanya mencapai 10 angka.
Secara keseluruhan pertandingan berlangsung cukup seimbang dalam hal peluang, karena Mainz juga mampu menciptakan kesempatan berbahaya. Namun Borussia Dortmund tampil lebih efektif dalam penyelesaian akhir, terbukti dari total expected goals sebesar 1,74 yang dihasilkan dari 14 tembakan, sedangkan Mainz mencatat 1,43 expected goals dari sembilan percobaan.
Pertandingan Berikutnya
Borussia Dortmund akan menjamu Atalanta di Signal Iduna Park dalam lanjutan Liga Champions UEFA 2025/2026 yang digelar pada 18 Februari 2026. Di sisi lain, Mainz akan menjamu Hamburger SV di Opel Arena dalam pekan ke-23 Bundesliga 2025/2026 yang digelar pada 21 Februari 2026.
Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Bundesliga. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



