Liverpool 1-2 Manchester City
Liverpool harus mengakui keunggulan Manchester City dengan skor 1-2 di Anfield dalam pekan ke-25 Premier League musim 2025/2026 yang digelar pada Minggu (8/2/2026).
Gol tunggal Virgil van Dijk tidak mampu mengangkat The Reds dari posisi enam klasemen dengan 39 poin. Di sisi lain, gol-gol Omar Marmoush dan Erling Haaland membuat The Citizens kini mengumpulkan 50 poin di posisi runner-up.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama
Manchester City tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan, berusaha mengendalikan tempo permainan secepat mungkin. Pada menit ke-2, Erling Haaland hampir saja membawa timnya unggul, tetapi Alisson menunjukkan refleks cepat dengan menutup ruang tembak di dalam kotak penalti.
Liverpool tidak tinggal diam dan mencoba merespons lewat tekanan tinggi yang merepotkan lini belakang lawan. Kesempatan terbaik mereka di babak pertama muncul pada menit ke-26 ketika Alexis Mac Allister mengirim umpan terobosan matang kepada Mohamed Salah, namun Marc Guehi sigap menghalau sehingga peluang itu hanya berujung sepak pojok.
Sepanjang paruh pertama, Manchester City tampak lebih dominan dalam penguasaan bola dan distribusi permainan. Omar Marmoush bersama Bernardo Silva beberapa kali menembus area pertahanan Liverpool, tetapi sentuhan akhir yang kurang tenang membuat peluang-peluang tersebut belum membuahkan hasil.
Haaland kembali memperoleh kans emas pada menit ke-34 yang membuat pendukung Manchester City sempat berharap gol pembuka akan tercipta. Menerima bola di sisi kiri kotak penalti, penyerang Norwegia itu melepaskan tembakan dari sudut sempit, namun Alisson lagi-lagi tampil waspada dan berhasil mengamankan bola.
Menjelang turun minum, Liverpool sempat melancarkan protes keras kepada wasit setelah Mohamed Salah terjatuh di area terlarang pada menit ke-43. Akan tetapi, wasit Craig Pawson menilai insiden tersebut bukan pelanggaran sehingga permainan dilanjutkan tanpa hadiah penalti.
Babak pertama akhirnya berakhir tanpa gol meskipun kedua tim bermain dengan intensitas tinggi dan tempo cepat. Skor 0-0 bertahan hingga para pemain memasuki ruang ganti, mencerminkan duel yang ketat dengan pertahanan disiplin dari kedua kubu.
Babak kedua
Liverpool tampil dengan energi baru setelah turun minum dan langsung meningkatkan intensitas serangan. Cody Gakpo serta Hugo Ekitike memperoleh peluang menjanjikan, tetapi Gianluigi Donnarumma tampil tenang dan sulit ditembus di bawah mistar gawang Manchester City.
Serangan demi serangan yang dibangun tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Dominik Szoboszlai mencetak gol spektakuler lewat tendangan bebas jarak jauh yang sempat membentur tiang sebelum bersarang di gawang, membuat Liverpool unggul 1-0.

Manchester City tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons ketertinggalan tersebut. Pada menit ke-84, umpan Rayan Cherki disambut sentuhan Erling Haaland yang kemudian diselesaikan Bernardo Silva menjadi gol penyeimbang melalui celah di antara kaki Alisson.
Pertandingan semakin menegangkan ketika memasuki masa tambahan waktu babak kedua. Pada menit ke-90+1, Alisson dinilai melanggar Matheus Nunes di sisi kanan kotak penalti, dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Erling Haaland yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-90+3, membawa Manchester City berbalik unggul 2-1. Seusai mencetak gol, penyerang asal Norwegia itu menerima kartu kuning akibat selebrasi yang dianggap berlebihan.
Liverpool berusaha keras mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada, dan Alexis Mac Allister hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-90+9, namun Donnarumma melakukan penyelamatan penting. Laga akhirnya ditutup dengan kartu merah untuk Szoboszlai pada menit ke-90+13 setelah terlibat insiden dengan Haaland, sementara Manchester City memastikan pulang dari Anfield dengan tiga poin berharga.
Susunan Pemain
Liverpool (4-2-3-1): Alisson Becker; Dominik Szoboszlai, Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez (Federico Chiesa 90+5′); Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister; Mohamed Salah, Cody Gakpo (Curtis Jones 85′), Floriant Wirtz; Hugo Ekitike
Manajer: Arne Slot
Manchester City (4-3-3): Gianluisi Donnarumma; Matheus Nunez, Abdukodir Khusanov (Ruben Dias 61′), Marc Guehi, Rayan Ait-Nouri; Rodri, Bernardo Silva, Nico O’Reilly; Antoine Semenyo (Nathan Ake 90+6′), Omar Marmoush (Rayan Cherki 61′), Erling Haaland
Manajer: Pep Guardiola
Statistik
- Liverpool mencatat 15 tembakan, hanya terpaut tipis dari Manchester City yang melepaskan 16 percobaan. Sementara tembakan tepat sasaran juga memperlihatkan keunggulan tim tamu dengan 7 berbanding 4 milik tuan rumah.
- Dari sisi penguasaan permainan, Manchester City sedikit lebih dominan dengan 53% penguasaan bola, sedangkan Liverpool mencatat 47%. Keunggulan itu juga terlihat pada jumlah operan, di mana Manchester City membukukan 388 umpan dengan akurasi 84%, sementara Liverpool membuat 301 operan dengan tingkat keberhasilan 78%.
- Pertandingan berjalan cukup keras dengan total pelanggaran yang tinggi dari kedua tim, yakni 13 pelanggaran dilakukan Liverpool dan 16 oleh Manchester City. Wasit juga mengeluarkan 2 kartu kuning untuk Liverpool dan 4 bagi Manchester City, serta satu kartu merah yang diterima pemain Liverpool, sementara Manchester City tidak mendapat kartu merah sama sekali.
- Selain itu, Liverpool tercatat lebih sering terjebak offside dengan 6 kejadian dibandingkan 2 milik Manchester City. Untuk situasi bola mati, Liverpool memperoleh 5 tendangan sudut, sedikit lebih banyak dibandingkan Manchester City yang mendapatkan 4 kesempatan.
Man of The Match – Erling Haaland
Erling Haaland menjadi sosok paling menonjol dalam laga Liverpool vs Manchester City dengan peran pentingnya di lini depan. Meski hanya mencatat 22 sentuhan bola, paling sedikit di antara pemain outfield yang bermain penuh, penyerang berusia 25 tahun itu tetap tampil efektif dan menentukan hasil pertandingan.
Erling Haaland tidak hanya mencetak gol kemenangan, tetapi juga memberikan assist untuk gol Bernardo Silva yang mengubah jalannya laga. Dengan catatan tiga tembakan dan enam umpan akurat, kontribusinya dinilai sangat efisien dan membuatnya layak mendapat nilai 8,5 sebagai pemain terbaik pertandingan.
Poin Penting
Kemenangan Manchester City atas Liverpool menghadirkan sejumlah catatan menarik setelah pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat Manchester City berhasil meraih kemenangan kandang dan tandang atas Liverpool dalam satu musim liga untuk pertama kalinya sejak musim 1936/1937, sekaligus menjadi kali keenam sepanjang sejarah mereka mampu mencatatkan rekor tersebut atas The Reds.
Di sisi lain, Liverpool kembali harus menerima kenyataan pahit karena kebobolan gol penentu kemenangan lawan pada menit ke-90 dalam pertandingan liga musim ini, yang sudah terjadi empat kali. Jumlah itu menyamai rekor terbanyak dalam satu musim Premier League, menyamai catatan yang sebelumnya pernah dialami Watford, West Ham United, dan Southampton pada musim-musim berbeda.
Gol penalti Erling Haaland yang tercipta pada waktu 92 menit 42 detik juga masuk dalam catatan tersendiri. Gol tersebut tercatat sebagai gol kemenangan paling telat yang pernah dicetak tim tamu di Anfield dalam era Premier League sejak pencatatan rinci waktu pertandingan dimulai pada musim 2006/2007.
Pertandingan Berikutnya
Liverpool akan bertandang ke Stadium of Light untuk melawan Sunderland dalam pekan ke-26 Premier League 2025/2026 yang digelar pada Kamis (12/2/2026). Di sisi lain, Manchester City akan menjamu Fulham di Etihad Stadium dalam pekan ke-26 Premier League 2025/2026 yang digelar pada Kamis (12/2/2026).
Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Premier League. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.
●●●
Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan
Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan



